BUDIDAYA KAYU JABON PDF

Akhir-akhir ini nama pohon Jabon menjadi lebih terkenal karena permintaan akan kebutuhan kayu dimasyarakat kita terus meningkat, sedangkan saat ini pemerintah gencar melarang penggunaan dan penebangan kayu bulat hasil penebangan di alam liar. Akhirnya banyak industri kayu yang tutup karena kekurangan pasokan kayu. Sejalan dengan alasan tersebut, pohon Jabon yang memiliki karakteristik kayu bulat dan berdiameter besar ini pernah ditemukan mencapai tinggi 45m dengan diameter lebih dari cm muncul sebagai pohon yang dapat memenuhi permintaan pasar. Melihat peluang tersebut, banyak orang kemudian berinvestasi membudidayakan pohon Jabon ini dalam jumlah yang besar. Bibit jabon dapat diperoleh dari anakan jabon yang tumbuh di bawah pohon induk jabon.

Author:Samuzil Arat
Country:Switzerland
Language:English (Spanish)
Genre:Business
Published (Last):17 September 2017
Pages:257
PDF File Size:9.23 Mb
ePub File Size:10.9 Mb
ISBN:379-5-55234-705-7
Downloads:25879
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kagajind



Akhir-akhir ini nama pohon Jabon menjadi lebih terkenal karena permintaan akan kebutuhan kayu dimasyarakat kita terus meningkat, sedangkan saat ini pemerintah gencar melarang penggunaan dan penebangan kayu bulat hasil penebangan di alam liar. Akhirnya banyak industri kayu yang tutup karena kekurangan pasokan kayu. Sejalan dengan alasan tersebut, pohon Jabon yang memiliki karakteristik kayu bulat dan berdiameter besar ini pernah ditemukan mencapai tinggi 45m dengan diameter lebih dari cm muncul sebagai pohon yang dapat memenuhi permintaan pasar.

Melihat peluang tersebut, banyak orang kemudian berinvestasi membudidayakan pohon Jabon ini dalam jumlah yang besar. Bibit jabon dapat diperoleh dari anakan jabon yang tumbuh di bawah pohon induk jabon. Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5m, untuk memaksimalkan pertumbuhan diameter batang pohon Jabon. Cara penanaman dan budidaya pohon Jabon tidaklah terlalu sulit.

Pertama-tama, buatlah lubang dengan lebar 40cm x panjang 40cm x dalam 50cm untuk bibit 40 - 50 cm. Campurkan pupuk kompos dengan NPK 2,5 gr lalu masukan dan endapkan dalam lubang tadi setinggi 30cm.

Sebaiknya tunggu sekitar 3 sampai 7 hari, lalu masukkan bibit pohon Jahon. Sobek polibag bibit Janon, lalu pindahkan dan dudukan benih pohon Jabon dengan posisi yang benar dan rata.

Kemiduan isi tanah yang telah dicampuri kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20cm. Sebaiknya tanah yang diisikan jangan terlalu dipadatkan. Sisa lubang sedalam 10 cm dapat digunakan untuk kantong air. Rawatlah kebersihan di sekitar pohon Jabon tumbuh agar sumber makanan yang diserap akar tidak terganggu dan benar-benar dapat maksimal diserap akar pohon. Lakukan perawatan ini pohon berusia 1 tahunan. Sampah serasah dari pohon Jabon ini sebaiknya di kumpulkan disekeliling pohon dengan radius jarak 1 meter.

Sampah serasah dapat cepat terdekomposisi dan dapat bermanfaat menjadi hara yang baik untuk pohon Jabon. Siramlah serasah dengan bakteri pengurai untuk mempercepat proses fermentasi. Untuk perawatan rutin, Anda dapat menyemprotkan pestisida secara aktif 1 atau 2 minggu sekali selama bulan. Penyemprotan ini berguna agar daun tidak dimakan ulat.

Hentikan penyemprotan jika daun dari pohon Jabon dirasa sudah cukup banyak. Pada masa pertumbuhan, pemupukan dapat dilakukan hingga pohon Jabon berusia 3 tahun. Hal ini disebabkan karena setelah usia pohon Jabon 3 tahun ke atas, pohon Jabon telah memiliki daya resap yang baik terhadap unsur hara yang didalam kandungan tanah disekitar pohon ini tumbuh. Tetapi jika Anda memiliki dana yang cukup, tidak ada salahnya untuk terus melakukan pemupukan terhadap pohon Jabon hingga mendekati usia panen, yaitu sekitar 5 sampau 6 tahun agar hasil pertumbuhan dari pohon Jabon dapat lebih maksimal lagi.

Sebagai catatan, sebaiknya Anda memilih pupuk kandang yang tidak berbau kotoran, tidak berbau humus, dan juga tidak panas.

Pupuk dengan kriteria tersebut ialah pupuk kandang yang sudah matang. Tidak disarankan untuk menggunakan pupus kandang yang belum matang untuk memupuk pohon Jabon ini. Demikian ulasan kami tentang tips menanam dan budidaya bibit pohon Jabon.

Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda sekalian, terutama bagi Anda yang berminat untuk melakukan budidaya tanaman pohon Jabon.

Mari bagikan pengetahuan maupun pengalaman Anda tetang budidaya pohon kayu Jabon dengan turut aktif berkomentar.

MAC OS X SNOW LEOPARD O MANUAL QUE FALTAVA PDF

Panduan Lengkap 7 Langkah Budidaya Pohon Jabon

Peluang Bisnis Usaha Budidaya Pohon Jabon Untuk tanaman primadona seperti pohon jati barangkali masih menempati posisi utama, akan tetapi hanya kalangan tertentu saja yang konsisten membudidayakan pohon jati. Hal ini bukan hanya karena pohon jati lama tumbuh dan besarnya, tapi juga pohon ini kena pajak dan pajaknya tidaklah ringan. Di desa-desa bahkan, jika kamu memiliki dua pohon jati saja yang siap tebang diameter lebih dari 30 cm biasanya kamu harus bayar kas untuk desa jika pohon jati milikmu laku. Apalagi jika kamu punya satu petak lahan yang isinya lebih dari 10 pohon jati, pasti agak-agak kesal juga jika dikenai pajak baik pajak resmi atau pungutan liar. Sementara itu, seturut dengan perkembangan pembangunan di Indonesia, kebutuhan kayu untuk bahan bangunan hingga produksi furniture mulai meningkat pesat dan bahkan permintaan lebih banyak dibandingkan jumlah kayu yang bisa diproduksi setiap tahunnya. Pohon jabon, dalam situasi tersebut, muncul sebagai salah satu alternatif bahan yang diminati lantaran masa panen dari pohon ini tidaklah lama.

BUDIDAYA KAYU JABON PDF

Tips Teknik Budidaya & Penanaman Pohon Jabon

Saat ini pohon Jati muda dipanen pada umur 10 tahun yang seharusnya ditebang minimal berumur 25 tahun. Pemasaran dua jenis kayu ini di Jawa sangat mudah untuk pasokan ke pabrik Plywood kayu lapis yang sangat dibutuhkan untuk ekspor ke Amerika, Jepang, Korea dan Timur Tengah. Berikut ini disampaikan tentang budidaya kayu cepat panen jenis kayu jabon. Daya tahannya terhadap kayu kering termasuk kelas II. Sedangkan daya tahannya terhadap jamu pelapuk kayu termasuk kelas IV-V. Keterawetan Keterawetan kayu Jabon termasuk kelas sedang. Pengeringan Kayu Jabon termasuk mudah dikeringkan dengan sedikit cacat berupa pecah dan retak ujung serta sedikit mencekung.

ZEMANSKY AND DITTMAN HEAT AND THERMODYNAMICS PDF

.

Related Articles