BAHAGIAKAN DIRI DENGAN SATU ISTRI PDF

Meski penulisnya menolak kalau ia menulis buku ini bukan lah karena faktor itu. Konon saking kontroversinya, buku ini sempat ditarik dari peredaran karena membuat gerah aktivis dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera PKS. Meski yang memberi pengantar buku ini adalah istri pertama Presiden partai tersebut, Sri Rahayu Tifatul Sembiring. Majelis ini menempati posisi tertinggi dalam struktur partai yang berideologi Islam ini. Sementara sudah jadi rahasia umum kalau ikhwan partai ini lazim melaksanakan praktek poligami dengan tujuan untuk perluasan dakwah Islam.

Author:Shaktilar Talmaran
Country:Myanmar
Language:English (Spanish)
Genre:Photos
Published (Last):15 October 2011
Pages:422
PDF File Size:15.92 Mb
ePub File Size:12.56 Mb
ISBN:531-2-82942-847-8
Downloads:17476
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Muramar



Meski penulisnya menolak kalau ia menulis buku ini bukan lah karena faktor itu. Konon saking kontroversinya, buku ini sempat ditarik dari peredaran karena membuat gerah aktivis dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera PKS.

Meski yang memberi pengantar buku ini adalah istri pertama Presiden partai tersebut, Sri Rahayu Tifatul Sembiring. Majelis ini menempati posisi tertinggi dalam struktur partai yang berideologi Islam ini.

Sementara sudah jadi rahasia umum kalau ikhwan partai ini lazim melaksanakan praktek poligami dengan tujuan untuk perluasan dakwah Islam. Isinya memang benar-benar menelanjangi praktek poligami yang banyak menyengsarakan kaum istri dan anak serta lebih khusus lagi kata penulis, berakibat buruk pada dakwah Islam.

Artinya penulis mendekonstruksi pemahaman dan keyakinan sebagian besar koleganya di partai. Dalam pendahuluannya, penulis mengakui bahwa sebenarnya tema ini merupakan tema yang selalu dia hindari karena supersensitif bahkan hipersensitif. Menurutnya, menulis masalah poligami bukanlah wilayah aman untuk mengungkapkannya. Keputusan penulis untuk tetap menulis tema ini, tentulah sangat tidak populer. Bahkan cenderung menentang arus, atau mungkin juga menentang policy partai.

Sedari awal penulis menekankan bahwa ia menulis buku ini bukan dalam rangka menolak hukum atau ajaran Islam tentang poligami. Yang ia tolak adalah praktek poligami itu sendiri. Hal ini dikarenakan banyak fakta dan kasus yang akhirnya ia sendiri punya kesimpulan kalau poligami itu bukanlah solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan keluarga tapi malah menghancurkan institusi keluarga khususnya perempuan dan anak.

Meski penulis mengakui pada kasus-kasus tertentu seperti menolong janda dan anak korban konflik, poligami tetaplah menjadi solusi.

Tapi kenyataannya sangat jarang suami yang berpoligami karena alasan tersebut. Mayoritas berpoligami karena perempuan yang akan dijadikan istri selanjutnya itu lebih muda, lebih menarik, lebih pintar dan lebih segalanya dibanding istri terdahulunya.

Buku ini banyak mengungkap data dan fakta yang didasarkan pada kasus-kasus praktek poligami yang memang menjadi kecenderungan partai dimana penulis terlibat dan dari pengaduan para kliennya karena profesinya sebagai konsultan pernikahan dan keluarga di Jogja Family Center JFC.

Karena itulah penulis menyarankan agar suami membahagiakan dan memaksimalkan diri dengan satu istri. Dari situ, penulis mengeksplorasi argumen-argumen doktrin Islam tentang monogami yang menurut saya argumen tersebut mendekonstruksi argumen tentang poligami dalam Islam.

Seperti diketahui, biasanya para pelaku poligami membenarkan perbuatannya tersebut pada dua hal: Alquran surat al-Nisa ayat 3 yang membolehkan poligami sampai empat dan mengikuti Sunnah Nabi.

Padahal kata penulis, bila kita melihat kehidupan keluarga Nabi secara cermat, sesungguhnya Nabi itu melakukan monogami.

Karena dalam kurun waktu kehidupan rumah tangga Nabi, Nabi itu sangat monogami. Kehidupan rumah tangga Nabi dengan Khadijah itu berlangsung 25 tahun, sementara Nabi mempraktekan poligami itu hanya 10 tahun. Itu pun setelah Khadijah wafat dan kebanyakan pernikahannya itu lebih dikarenakan menolong janda-janda sahabat beliau yang meninggal akibat perang untuk membela Islam.

Sikap adil susah sekali ukurannya karena sangat melibatkan perasaan, tidak hanya kepuasan materi dan seksual semata. Anugerah perasaan inilah yang merupakan salah satu kelebihan manusia. Seperti yang diulas dengan bagus oleh Bintu Syathi Aisyah Abdurrahman dalam bukunya Istri-istri Nabi, kehidupan istri-istri Nabi saja tak sepenuhnya harmonis, malah cenderung penuh intrik dan saling cemburu karena mereka saling bersaing untuk memperebutkan perhatian Nabi.

Untuk sekualitas lelaki seperti Nabi saja, yang banyak diberi kelebihan oleh Allah, Beliau cukup kerepotan mengelola perasaan dan menghadapi isteri-isterinya. Apalagi untuk manusia biasa seperti kita semua.

Karena itu kata penulis, kita ini bukan Nabi, isteri kita pun bukan Aisyah. Makanya jangan coba-coba berpoligami. Istilahnya, dari pada selingkuh kan lebih baik poligami. Menurut penulis, kok bisa poligami dibandingkan dan disejajarkan dengan zina selingkuh. Penyejajaran seperti ini kata penulis, merupakan cara berpikir yang tak nyambung, dan ungkapan tersebut tidak pada tempatnya sebagai alasan untuk melakukan poligami. Ia menyodorkan beberapa pilihan selain poligami.

Misalnya dari pada suami berpoligami lebih baik berpuasa untuk menjaga diri atau konsentrasi dan fokus ke isteri atau onani dan masturbasi atau berkebiri atau berlari-lari untuk membuang energi atau bertobat setiap hari atau aktif dalam kegiatan berorganisasi atau segera naik haji atau banyak pilihan perbuatan yang lebih baik dan positif.

Jadi bagi penulis, suami tak mesti berpoligami, atau lebih ekstrim lagi berselingkuh, karena pilihan untuk tetap beristri satu tetap yang paling realistis.

Dengan memarodikan lagu Aa Gym, penulis menjawab: Jagalah istri, jangan kau sakiti Sayangi istri, amanah ilahi Bila diri kian bersih, satu isteri terasa lebih Bila bisa jaga diri, tidak perlu menikah lagi Bila suami berpoligami Dakwah akan terbebani Demarketing menjadi jadi Dakwah bisa dibenci Jagalah istri, jangan khianati Jagalah diri, tak perlu poligami Buku ini jelas-jelas diperuntukkan untuk suami baik yang punya niat berpoligami atau tetap monogami.

Bagi yang berniat poligami, setelah membaca buku ini pasti tak akan jadi menambah istrinya. Bagi yang setia dengan satu istri, pasti akan semakin membahagiakan istrinya. Bagi yang sudah berpoligami, ada dua kemungkinan: membenarkan atau menolak mentah-mentah isi buku ini.

Tentu saja buku ini tak hanya layak dibaca para suami atau lelaki meski isinya memang lebih banyak diperuntukkan untuk kaum Adam. Bagi perempuan pun, buku ini sangat bermanfaat karena banyak kiat dan nasihat agar para istri tidak dipoligami.

Sayang sekali, bukunya sangat sulit untuk didapatkan sekarang. Salut untuk Ustadz Cahyadi.

BROOKS KUBIK CHALK AND SWEAT PDF

Bahagiakan Diri dengan Satu Istri

Help Center Find new research papers in: Mempertahankan cita-cita Indonesia yang majemuk, damai dan toleran. Tapi, karena buku yang ditulis Cahyadi Takariawan itu memicu kontroversi yang panas. Kang Amir: Keluargaku Bekerja adalah salah satu jalan meraih cita-cita dan tujuan kita dalam kehidupan. Mari kita lihat dan bandingkan siapakah sesungguhnya yang paling melanggar dirk dan bahaiakan nilai agama? Some of these students brought back the ideas of the Muslim Brotherhood, which emphasizes Islam as a way of life and rejects any separation between religion and politics Machmudi ; Sidel After independence, the constitution guaranteed equal rights of citizenship to men and women but few women were involved in formal politics. To find out more, including how to control cookies, see here: But what do such debates tell us about gender, politics, and globalization? So, ahead of the ostri begins or as quickly thereafter as baahgiakan, youll want to test that your pc will paintings with the entire online equipment, and that you understand how to navigate them.

EDITAL CONCURSO ANCINE 2008 PDF

Bahagiakan Dirimu Dengan Satu Isteri

Karena memang, ketika kita berargumen terhadap sesuatu, maka argumen-argumen itu adalah argumen yang harus dilandaskan pada ilmu, bukan argumen yang didasarkan perasaan belaka. Buku ini lebih membahas praktek poligami yang terjadi di masyarakat kita Issue poligami, memang sangat sensitive untuk dibicarakan. Kalau sudah menyangkut poligami, seolah-olah kemuliaan seorang lelaki menjadi berkurang. Seperti, ketika saya mendengarkan suatu perbincangan di salah satu radio di Bandung yang akan menghadirkan salah satu kandidat wakil walikota, ada seorang ibu yang menelpon dan menanyakan kepada penyiar, kebenaran issue bahwa salah satu calon wakil walikota itu memiliki istri 4?

GAL20V8B DATASHEET PDF

Runner dan Goweser Jogja

Start your review of Bahagiakan Diri dengan Satu Istri Write a review Shelves: read , non-fiction , religion-spirituality , asean Ada banyak perkara aku pelajari dari buku ini: 1. Suami ada kehendak dan keinginan kepada yang cantik dan menarik itu sentiasa ada, maka hendaklah si isteri berhias-hias untuk suami 3. Lelaki ketika keinginannya kepada perempuan lain kuat, maka inteleknnya berkurang, maka terkadang Ada banyak perkara aku pelajari dari buku ini: 1. Kesetiaan seorang isteri itu tidak akan berbelah bahagi. Berapa ramai isteri yang sanggup bersusah membangunakan ekonomi rumah tangga, susah senang bersama suami. Jika dibandingkan dengan layanan istimewa di hotel ataupun ketika menaiki pesawat, semuanya memerlukan duit.

Related Articles